Lifestyle » Kesehatan

9:24 PM

Sarapan Berkualitas untuk Anak

Sarapan pagi sangat penting untuk anak-anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan selalu bergerak aktif.  Sarapan yang sehat, tidak hanya mencukupi gizi anak tapi juga membuat otak belajar dan berkonsentrasi dengan baik.

Untuk anak 6-12 tahun, menu sarapan idealnya terdiri atas padi-padian atau gandum utuh, buah-buahan atau sayuran, kacang-kacangan, susu atau produk hewani lainnya. Porsi sarapan sebaiknya tidak terlalu banyak karena porsi besar akan mengganggu sistem pencernaannya. Kita bisa menambahkan makanan selingan pagi sehingga anak akan tercukupi energi sampai siang hari.

Sumber karbohidrat juga tidak harus nasi, kita bisa menggantinya dengan golongan serealia lain seperti gandum atau oat. Sereal adalah pilihan menu ideal  buat sarapan mengingat kelengkapan kandungan gizi maupun nilai kepraktisannya. Sereal terbuat dari bahan alami dan mengandung lebih banyak serat yang dilengkapi dengan ragam vitamin.  Dengan demikian, sereal akan mencukupi bukan saja kebutuhan energi, melainkan banyak zat gizi esensial. Memilih sereal  untuk sarapan berarti sudah memenuhi seperempat kecukupan kalori selain kecukupan sekian vitamin, dan serat.

Tip menyiapkan sarapan sehat untuk anak:
1. Siapkan menu sarapan sehat dan bergizi seimbang.
2. Pilih menu sarapan yang praktis dan  bervariasi dari berbagai jenis bahan makanan.
3. Sarapan tidak harus nasi. Sereal, roti, kentang, dan mie bisa menjadi alternatif.
4. Susu atau hasil olahannya seperti yogurt sangat dianjurkan.
5. Bisa dilengkapi dengan buah segar atau yang diblender.
6. Beri air minum yang cukup.
7. Berikan pula kesempatan buat anak merencanakan dan mempersiapkan sarapannya.

Selengkapnya...

9:17 PM

Tahi Lalat Terluka Menyebabkan Kanker Kulit?

Tahi lalat yang terluka bisa menyebabkan bengkak, dan bahkan bisa mengakibatkan kanker kulit, seperti dialami Udin (55), warga Ampera, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Jabar.

Dalam pengakuannya, tiga tahun lalu, tahi lalat yang terletak di hidungnya sempat dipeganginya. Dia kemudian berniat untuk menghilangkannya dengan dikorek-korek oleh tangannya sendiri.

Hal tersebut terus dilakukannya beberapa kali, bahkan ketika santai maupun ketika bercermin di kaca, tangannya terus mencoba mengorek-ngorek tahi lalatnya itu. Namun, usahanya itu gagal, dan tidak ada perubahan pada tahi lalatnya. Yang muncul justru rasa sakit yang menimpa dirinya.

Usaha menghilangkan benjolan kecil bewarna hitam di kulit hidungnya itu terus dilakukannya, hingga akhirnya Udin mengalami luka kasar yang disebabkan oleh tangannya sendiri.

"Kejadian itu tiga tahun yang lalu. Saat ini saya tidak berani mengorek tahi lalat lagi karena takut," katanya.

Udin menyesali perbuatannya itu, setelah rasa sakit di hidungnya sering terjadi secara tiba-tiba, selama tiga tahun, ditambah tahi lalatnya itu mengalami pembengkakan.

Dia lantas mencoba memeriksakan diri ke dokter di Puskesmas setempat, dengan harapan sakitnya itu bisa disembuhkan.

Udin menerangkan, setelah diperiksa oleh dokter dan diberi obat, rasa sakitnya memang sedikit ringan, namun ketika obat habis, rasa sakit itu datang kembali, dan Udin pun kembali ke Puskesmas.

Setelah diperiksakan kembali, pihak dokter Puskesmas menganjurkan agar Udin berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tasikmalaya.

Dengan menggunakan kartu Askes yang dimilikinya, Udin memberanikan diri untuk memeriksakan penyakitnya ke RSUD Tasikmalaya, namun harapan itu kandas setelah pihak RSUD itu menyatakan tidak mampu.

"Dokter di rumah sakit itu menyuruh saya berobat ke rumah sakit besar di Bandung, karena di sana peralatannya jauh lebih lengkap," katanya.

Karena Udin hidup di garis kemiskinan, akhirnya niat untuk berobat ke Bandung tidak dilakukannya, dengan alasan dia tidak punya uang untuk ongkos di perjalanan.

Untuk sementara, Udin seakan melupakan keinginannya untuk sembuh. Dia bahkan memilih merasakan sakit daripada harus berobat jauh-jauh ke Bandung yang dinilainya belum tentu menjamin kesembuhannya.

Namun, Udin kembali tergugah hatinya untuk sembuh ketika Kodim 0612 Tarumanagara Tasikmalaya menggelar pengobatan gratis untuk masyarakat tidak mampu di gedung Juang Kota Tasikmalaya, Senin.

"Saya ingin rasa sakit dan bengkak di hidung saya bisa sembuh melalui pengobatan gratis ini," ujarnya di sela-sela waktu antrean bersama masyarakat lainnya yang datang untuk berobat.

Udin datang dengan mengenakan pakaian sederhana. Sesekali dia mencoba menutup hidungnya yang bengkak itu, sambil terus berharap agar tim dokter di acara pengobatan gratis itu bisa menyembuhkan penyakitnya.

Namun, setelah diperiksa dokter Jajang Rudi, Udin malah disarankan untuk berobat ke Bandung, karena penyakitnya itu tergolong serius, yakni kanker kulit.

Menurut dokter tersebut, di Bandung Udin akan ditangani oleh dokter spesialis kulit yang berpengalaman, dan ditunjang oleh peralatan medis yang lengkap apabila harus dilakukan operasi.

Saran itu bagi Udin terasa sangat berat. Meskipun dirinya memiliki Jamkesmas, tetapi ia mengaku kebingungan dengan biaya hidup selama perawatan di Bandung, belum lagi ongkos tranportasi.

"Ya, biaya untuk hidup selama di Bandung itu saya bingung. Uangnya dari mana, karena pasti membutuhkan uang banyak," katanya.

Karena itu, ia berharap ada dermawan yang mampu menolong dirinya untuk mencarikan solusi dari masalah yang dialaminya itu.

"Saya ingin sekali sembuh, karena saya terus merasakan sakit di hidung saya, ya saya harap mudah-mudahan saja ada yang mau membantu saya," katanya.

Selengkapnya...

9:07 PM

Noni, dari Buah hingga Minyak

Sejak zaman dulu, buah noni (biasa juga disebut mengkudu atau pace) dikenal di kawasan Asia sebagai buah yang banyak khasiatnya. Tak hanya buahnya, daun dan bijinya ternyata juga memiliki manfaat. 
Bahkan, minyak dari bijinya pun memiliki khasiat.

Daun noni dipercaya dapat meringankan iritasi kulit dan membantu tubuh mencerna makanan lebih baik. Sementara biji noni yang kaya akan asam linoleat, asam lemak esensial, bermanfaat melembapkan kulit. Cara menggunakannya, tidak dikonsumsi oral, melainkan melalui olesan (topikal), yang sudah dikemas dalam bentuk kosmetika.

Sementara buahnya, setelah melalui berbagai penelitian, dinyatakan memberikan banyak manfaat, antara lain mematikan mikroba, melancarkan buang air besar, melancarkan air seni, mengatasi sel kanker, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi radang dan alergi, hingga meremajakan sel-sel tubuh, serta menyelaraskan kerja sel dalam tubuh, antijamur, paliative, antikanker usus, antikanker payudara, diabetes, osteoarthritis, dan candiadisis.

Menurut Dr Ralph Heinicke, ahli noni dunia yang pertama kali meneliti khasiat buah noni, buah ini memiliki kandungan proxeronine yang diubah menjadi xeronin dalam tubuh manusia yang merangsang protein aktif yang membuat tubuh berfungsi baik, membantu memperbesar pori-pori sel tubuh sehingga nutrisi mudah terserap dengan efektif, meningkatkan efisiensi penerimaan sel, meningkatkan kemampuan tubuh menggunakan nutrisi yang dikonsumsi.

Umumnya, buah mengkudu banyak ditemukan di Indonesia. Selama ini, buah mengkudu dikonsumsi dalam bentuk jus. Jus ini diklaim dapat mendukung sistem kekebalan tubuh untuk melawan penyakit dan infeksi, sebagai antioksidan, meningkatkan energi, juga menjaga kadar kolesterol darah tetap normal. Dianjurkan untuk dikonsumsi sebanyak 30 ml, 1 kali sehari sebelum makan.

Untuk perawatan tubuh, Anda bisa mendapat noni yang sudah dikemas dalam bentuk krim atau cairan pembersih, eksfoliator, toner, serum, pelembap, dan tabir surya. Ada juga yang diproduksi untuk spa body care yang terdiri dari sugar scrub, body butter, dan body souffle. Rangkaian perawatan kulit ini diperuntukkan bagi semua usia untuk membantu menahan peradangan mikro yang menjadi penyebab kerutan, perubahan warna kulit, kurang elastis, bayangan hitam, dan kantong mata. Bahkan, ada yang dibuat khusus untuk penurun berat badan bagi wanita usia 40 tahun ke atas.

Selengkapnya...

8:42 PM

Tidak hati-hati, wajah anda akan tampak lebih tua

Setiap wanita pasti ingin selalu tampak muda dan cantik. Tapi hati-hati, kesalahan saat berdandan malah bisa membuat Anda tampak lebih tua dari usia yang sebenarnya. Ada baiknya Anda mengetahui kesalahan saat berdandan yang bisa bikin Anda tampak tua agar Anda bisa menghindarinya.

1. Foundation yang terlalu tebal
Foundation yang terlalu berat atau dandanan yang terlalu tebal adalah hal yang sudah lama ditinggalkan. Karena dandanan ’menor’ bisa membuat seseorang terlihat lebih tua.

Disarankan untuk memilih foundation atau tinted moisturizer yang tipis agar makeup Anda terlihat lebih natural dan lebih menyerap di wajah. Setelah mengoleskan foundation, tekan-tekan dengan spons makeup yang agak lembab di area rawan kerutan, seperti di dahi, garis senyuman, dan sekitar mata untuk menyerap sisa foundation yang menumpuk. Tentunya, jika Anda menjaga kulit dengan baik, kenyal, dan segar, Anda akan terlihat lebih natural dan lebih muda tanpa perlu banyak makeup.

2. Alas bedak yang warnanya tak cocok
Alas bedak atau foundation yang warnanya tak sesuai dengan warna kulit wajah Anda, justru bisa menonjolkan kerutan di wajah Anda. Pilih alas bedak yang menyerupai kulit wajah Anda atau yang satu warna lebih tua dari warna kulit untuk menyamarkan kerutan.

3. Concealer terlalu banyak di bawah mata
Seiring bertambahnya usua, kulit di bawah mata berkurang ketebalannya, memberikan concealer terlalu banyak dan tebal akan membuatnya terlihat sangat tidak natural. Usahakan untuk mengoleskannya tipis-tipis dan secukupnya, atau aplikasikan dengan kuas. Kuas bisa mendistribusikan warna lebih rata, cukup di daerah bawah mata yang hitam, tak perlu di seluruh daerah mata.

4. Pemakaian bedak di atas kerutan
Bedak diaplikasikan di sekitar hidung, dagu, dan tulang pipi bagian atas untuk mengurangi terlihat ’kinclong’ akibat minyak, namun hindari penggunaan bedak di daerah wajah yang cenderung memiliki kerutan. Bedak bisa malah makin menegaskan kerutan jika diaplikasikan terlalu tebal, karena akan terlihat retakannya di atas kerutan. Jangan gunakan bedak di daerah mata untuk menghindari tumpukan bedak yang retak.

5. Perona pipi
Perona pipi bisa menarik perhatian ke bagian pipi, usahakan untuk menghindari penggunaan perona pipi jika Anda memiliki kulit yang cenderung kendur di daerah sana. Gunakan perona pipi di tulang pipi, jangan terlalu dekat dengan hidung, aplikasikan ke arah atas dengan kuas besar di atas tulang pipi. Hindari warna gelap, seperti merah marun atau cokelat kayu manis. Pilih warna natural, seperti pink dan bisa membuat makeup terlihat segar.

6. Lipstik
Seiring bertambahnya usia, garis bibir akan mulai memudar karena kulit mengendur, hal ini akan menyusahkan untuk menggunakan lipstik. Tak adanya garis bibir alami, lipstik bisa keluar dari jalurnya, akan lebih baik jika Anda menggunakan lipliner agar warna lipstik tidak ’jalan-jalan’ keluar dari jalurnya. Hindari warna lipstik yang terlalu terang, terlalu gelap, atau metalik. Pilih warna yang natural, seperti pink mawar. Coba ganti lipstik ke sheer gloss, yakni lipgloss dengan warna nude, yang akan membuat bibir tampak lebih penuh.

7. Maskara di kelopak mata bagian bawah
Kelopak mata bagian bawah terletak dekat dengan kerutan di bagian bawah luar mata. Jika Anda mengenakan maskara di kelopak mata bagian bawah, Anda akan terlihat lebih tua. Gunakan maskara hitam agar bagian putih bola mata Anda terlihat lebih putih. Usahakan menggunakan maskara yang tidak menggumpal. Sebelum menggunakan maskara, selalu gunakan eyelash curler agar bulu mata Anda terlihat lebih lentik, membuat tampilan lebih segar.

8. Eyeliner di kelopak mata bagian bawah
Eyeliner di kelopak mata bagian bawah akan membuat mata Anda terlihat lebih kecil dan menarik perhatian ke lingkaran hitam di bawah mata. Cukup digunakan di kelopak mata bagian atas, dan tarik garis agak ke atas di bagian ujung luar mata (seperti mata kucing).

9. Eyeshadow sparkling di luar kelopak mata
Jauhi sparkling eyeshadow di bagian luar kelopak mata, karena akan makin memperlihatkan kerutan di sekitar mata. Cukup gunakan shimmer di bagian dalam kelopak mata dekat hidung, di tengah kelopak mata, dan di bawah tulang alis mata.
Selengkapnya...

Lifestyle » Seks